Penyerahan Tertinggi pada Jalan Alkitab Dapat Mendatangkan Kedamaian dan Keamanan bagi Orang-Orang Percaya, ke Amerika

Didedikasikan Untuk Yang Beriman, dan Untuk Mereka yang Dapat Belajar Percaya:

Dia yang berdiam di tempat rahasia Yang Mahatinggi akan tinggal di bawah bayang-bayang Yang Mahakuasa. Saya akan berkata tentang Tuhan, Dia adalah tempat berlindung dan benteng saya: Tuhanku; di dalam dia akan saya percaya. Sesungguhnya Dia akan membebaskanmu dari jerat penangkap burung, dan dari penyakit sampar yang mengganggu. Dia akan menutupi engkau dengan bulu-bulunya, dan di bawah sayapnya engkau akan percaya: kebenarannya akan menjadi perisai dan perisaimu. Jangan takut pada teror di malam hari; juga tidak untuk anak panah yang terbang di siang hari; Juga tidak untuk sampar yang berjalan dalam kegelapan; atau untuk kehancuran yang sia-sia di siang hari. Seribu akan jatuh di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu; tapi itu tidak akan datang kepadamu. Hanya dengan matamu engkau akan melihat dan melihat pahala orang fasik. Karena Engkau telah menjadikan Tuhan, yang merupakan tempat berlindungku, bahkan yang Mahatinggi, tempat tinggalmu. Ada tempat istirahat yang tenang di dekat hati Tuhan. Tempat di mana dosa tidak bisa menganiaya, dekat di hati Tuhan. O Yesus Penebus yang diberkati, diutus dari hati Tuhan. Peluklah kami yang menunggu di hadapan-Mu, dekat di hati Tuhan.

Di manakah tempat ketenangan dan peristirahatan ini? Di mana tidak ada dosa, atau tekanan yang kasar dan keras, penderitaan, dan penganiayaan dalam kehidupan sekarang ini yang dapat membahayakan atau membuat kita khawatir? Di mana tempat ini? Apakah tempat seperti itu ada? Itu memang ada. Itu dapat ditemukan saat kita menenangkan roh kita di hadapan Tuhan Juruselamat kita. Pintu ke tempat seperti itu dioperasikan dengan iman melalui jalur penyerahan. Keyakinan melalui penyerahan, dapatkah ini membuka bagi kita harta damai dan tenang di tengah badai kehidupan? Ya, praktik ini dapat memadamkan suara jeritan kekhawatiran, kesedihan, penolakan, penghinaan, dan kekecewaan hidup. Ya, iman melalui kendaraan penyerahan dapat membawa kita ke tempat untuk menyadari kekuatan, kejeniusan, bimbingan, dan persekutuan Roh Kudus. Itu bisa memberi kita kedamaian ketika kita menghadapi pemenjaraan, kemiskinan, penghinaan, ketakutan akan hal yang tidak diketahui, kehilangan teman, tekanan untuk menyediakan, kehilangan kesehatan dan kekuatan, bahkan kematian itu sendiri. Bisakah, iman melalui penyerahan bisa membawa kita ke tempat rahasia Yang Maha Kuasa yang tentunya hanya bisa diakses melalui Yesus? Di tempat yang sunyi ini, dapatkah kita menemukan hikmat-Nya di sana? Kekuatannya di sana? Bimbingannya di sana? Kita dapat menemukan pelepasan dan perlindungan yang manis dari badai kehidupan yang biasanya menghantam jiwa manusia?

Haruskah Orang Percaya bekerja dan berdoa untuk perdamaian dan keamanan di bangsanya seperti indonesia peace and security center, dan di dunia? Ya, sebenarnya Alkitab dengan tegas menginstruksikan kita untuk berdoa demi kebaikan tanah kita, dan bekerja untuk kebaikan dan keamanan rakyat kita. Namun, sampai Kristus datang kembali dan secara jasmani memerintah sebagai raja di bumi tidak akan ada perdamaian dan keamanan yang sejati dan langgeng. Namun kepada pria dan wanita yang beriman ditawarkan kedamaian dan keamanan internal yang benar-benar melampaui semua kemampuan manusia untuk memahami, dan menjelaskan cara kerjanya. Itu ditemukan di dalam Kristus, melalui jalur iman dan penyerahan.

Ah, Yesus memberkati Penebus, yang diutus dari hati Tuhan. Anda adalah pintunya. Anda sendirilah pintu masuk ke dalam ketenangan dan istirahat ini. Kamu istirahat Anda ketenangan. Anda damai. Anda adalah kebijaksanaan dan kekuatan dan pembebasan. Anda adalah satu-satunya jalan menuju Tuhan, dan satu-satunya cara ke tempat rahasia di mana seseorang dapat duduk di bawah bayang-bayang Yang Mahakuasa, tetapi Anda tidak dapat dijangkau tanpa operasi iman dan penyerahan. Surrender, bahwa Tuhan memberikan senjata yang memberdayakan yang memungkinkan jiwa yang menggunakannya untuk keluar di atas. Bayangkan itu, Oh hikmat Tuhan. Betapa bijaknya dunia ini tersandung padanya. Kemenangan ditemukan dalam penyerahan diri! Ini seperti paradoks keuntungan yang ditemukan dalam memberi. Kemuliaan ditemukan dalam merendahkan diri sendiri. Kehidupan ditemukan melalui jalan kematian. Ya, jalan Tuhan adalah misteri bagi orang yang tidak percaya, tapi itu adalah kehidupan bagi mereka yang percaya. Amin!

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *